GERAKAN MAHASISWA UNIVERSITAS PANCA SAKTI BEKASI

 PEDULI LONGSOR SUMEDANG

Anjani MW
1882050036



Pada Sabtu, 9 Januari 2021 pukul 16.00 WIB, berdasarkan laporan kejadian bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, tanah longsor terjadi di Desa Cihanjuang, Sumedang, Jawa Barat akibat hujan dengan intensitas tinggi. Sebanyak 40 orang meninggal dunia dan 26 unit rumah mengalami rusak berat. Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat Dani Ramdani menyebut ada 1.126 jiwa terdampak akibat bencana longsor tersebut. Selain korban tewas sebanyak 40 orang, juga ada 3 orang luka berat dan 22 orang luka ringan.

Rentetan musibah cukup besar lainnya juga terjadi di Indonesia pada waktu yang bersamaan/berdekatan seperti Banjir Kalimantan Selatan, Gempa Sulawesi Barat sampai Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu. Sehingga kabar Longsor Sumedang ini tidak begitu santer terdengar di masyarakat.

 

Maka dari itu, Mahasiswa Universitas Panca Sakti Bekasi yang dibantu oleh wakil ketua BEM ikut tergerak hatinya untuk membantu para korban longsor Sumedang dengan mengadakan Penggalangan Dana yang dilakukan dan didiskusikan secara matang, penggalangan dana dilakukan selama 10 hari dari tanggal 26 Januari 2021 sampai 04 Februari 2021 dengan Mahasiswa sebagai sukarelawan untuk turun kejalan, kemudian kami juga menyebarkan pesan siaran bahwa Universitas kami Open Donasi untuk menarik minat orang-orang yang ingin berdonasi via transfer. Bantuan yang kami terima untuk disalurkan berupa Uang, Sembako dan Obat-Obatan. Sangat tidak disangka-sangka bahwa kegiatan yang kami lakukan ini mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat sekitar bahkan dari orang-orang diluar Universitas kami yang menerima pesan siaran kami, terbukti dari nominal penggalangan dana selama 10 hari dan juga bantuan dari pihak kampus hampir mendekati target kami, dari di proposal kegiatan anggaran/target kami adalah Rp 14.970.000 dan nominal yang kami peroleh dari open donasi serta bantuan dari kampus adalah Rp 14.242.000 hal ini membuat kami para panitia dan penggerak kegiatan semakin semangat untuk membantu dan terjun langsung ke Desa Cihanjuang, Sumedang yaitu daerah yang terdampak longsor.

 


 

Kemudian pada tanggal 05 Februari 2021 setelah selesai penggalangan dana, penutupan donasi, menyiapkan sembako untuk disalurkan serta mengurus semua perizinan kegiatan, 17 orang Mahasiswa/Mahasiswi diterjunkan langsur ke lokasi bencana tanah longsor dengan membawa bantuan berupa sembako yaitu 15 dus Indomie, 100pcs Gula ¼, 200pcs Minyak 370ml, 20pak Teh, 50kg Beras dan 2pcs Beras 5kg serta bantuan uang tunai sebesar Rp 5.000.000 yang di terima langsung oleh Ketua Rukun Warga(RW) Desa Cihanjuang, Sumedang, Jawa Barat.

Kejadian bencana longsor ini sangat menjadi pelajaran untuk kami para Mahasiswa/Mahasiswi yang terjun langsung ke Lokasi atau bahkan semua orang untuk terus peduli kepada sesama, karena ketika bencana terjadi pada saudara sebangsa, sungguh duka mereka adalah duka kita juga. Ini adalah pengalaman dan kesempatan berharga untuk kami karena bisa membantu mereka. Semoga kejadian longsor inipun mengetuk pintu hati kita semua agar bisa menghargai dan menjaga alam, alam juga mau dilestarikan alam juga butuh dijaga keasriannya, kalau bukan kita, siapa lagi?

#MahasiswaBergerak
#Bersamaatasibencana

Referensi:

https://www.liputan6.com/news/read/4459941/8-fakta-soal-longsor-di-kabupaten-sumedang

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210203131442-20-601730/longsor-sumedang-40-orang-tewas-1126-jiwa-terdampak

https://nasional.okezone.com/read/2021/01/26/337/2350756/4-bencana-di-awal-2021-dari-banjir-hingga-gempa-dahsyat?page=2

Comments

Popular posts from this blog

SOAL DAN JAWABAN MANUSIA DAN AGAMA, MA'RIFATUL INSAN, ETIKA MORAL DAN AKHLAK

Pengaruh kecerdasan Emosional terhadap hasil belajar PAI

Ujian Akhir Semester Emotional Intellegent